Harga BBM Tetap Tinggi Meski Minyak Turun

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Krisis Pengilangan Tekan Pasokan BBM Global
Webnity.id, Jawa Tengah - Harga bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang meskipun harga minyak mentah menunjukkan tren penurunan. Hal ini terjadi akibat menyusutnya kapasitas pengilangan minyak global yang disebabkan oleh konflik geopolitik yang melibatkan Rusia dan kawasan Timur Tengah. Peringatan tersebut disampaikan oleh ExxonMobil Holdings Corp. dan Chevron Corp., dua raksasa energi dunia.
Pasar BBM Tak Lagi Mengikuti Minyak Mentah
Biasanya, harga produk olahan seperti bensin, solar, dan bahan bakar jet bergerak mengikuti fluktuasi harga minyak mentah. Namun, hubungan ini kini semakin melemah. Faktor utamanya adalah penurunan kapasitas pengilangan minyak secara global.
"Titik kemacetan dalam sistem energi saat ini adalah sektor pengilangan," kata Neil Hansen, Chief Financial Officer ExxonMobil, dalam sebuah wawancara. Ia menekankan bahwa masalah ini "mungkin belum sepenuhnya menjadi perhatian pasar."
Penyebab Gangguan Kilang Minyak
Menurut laporan dari Melius Research, hampir 10% kapasitas pengilangan minyak dunia saat ini tidak beroperasi secara efektif. Beberapa faktor utama yang menyebabkan hal ini meliputi:
- Tertutupnya sebagian Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman minyak global.
- Serangan berkelanjutan dari Ukraina terhadap kilang-kilang minyak di Rusia.
- Larangan ekspor dari China yang membatasi aliran produk minyak olahan ke pasar internasional.
Gangguan ini membuat pasokan BBM terhambat meskipun harga minyak mentah turun, sehingga mendorong harga bahan bakar tetap tinggi dan berkontribusi dalam tekanan inflasi global.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




