Australia Desak Raksasa Teknologi Bayar Media Lokal

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Kewajiban Baru bagi Platform Digital
Webnity.id, Jawa Tengah - Pemerintah Australia berencana memperluas cakupan dan menaikkan tarif terhadap perusahaan teknologi besar agar mereka menjalin kesepakatan dengan perusahaan media lokal. Langkah ini diwujudkan melalui rancangan undang-undang yang akan diperkenalkan pada akhir tahun ini, berdasarkan pernyataan resmi pemerintah.
Perluasan Cakupan ke Platform Profesional
Inisiatif yang dikenal sebagai "inisiatif negosiasi berita" awalnya diumumkan pada tahun 2024 dan ditujukan untuk mendorong platform seperti Meta Platforms Inc., Google milik Alphabet Inc., dan TikTok menjalin kerja sama dengan media Australia. Kini, cakupan kebijakan tersebut diperluas hingga mencakup platform jejaring profesional, menurut dokumen yang ditinjau oleh Bloomberg News.
LinkedIn, yang dimiliki oleh Microsoft Corp., menjadi salah satu platform terbesar yang masuk dalam kategori baru ini. Artinya, LinkedIn berpotensi terkena kewajiban finansial jika tidak menandatangani perjanjian komersial dengan perusahaan media lokal.
Mekanisme Biaya dan Insentif
Platform digital yang memilih untuk tidak menandatangani perjanjian komersial dengan kantor berita Australia akan dikenai biaya oleh pemerintah. Namun, jika mereka menandatangani kesepakatan tersebut, mereka berhak atas pengurangan atau bahkan pembebasan dari biaya yang ditetapkan. Kebijakan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan langsung antara platform digital dan media lokal dalam penggunaan konten berita.
Langkah ini mencerminkan upaya berkelanjutan pemerintah Australia dalam menjaga keberlangsungan industri media lokal di tengah dominasi raksasa teknologi global.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




