Teknologi
Aug 03, 2026
2 Min Read
By UNGGUL FATIH

OJK Perkuat Pengawasan Hadapi Penipuan Bank

OJK Perkuat Pengawasan Hadapi Penipuan Bank

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz

Respons OJK terhadap Maraknya Penipuan Oknum Pegawai Bank

Webnity.id, Jawa Tengah - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan komitmennya untuk memperkuat pendekatan pengawasan perbankan yang lebih proaktif dan berbasis risiko. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kasus penipuan yang melibatkan oknum pegawai bank di Indonesia.

Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, menegaskan bahwa regulator akan terus memperkuat deteksi dini terhadap indikasi fraud di sektor perbankan dengan memanfaatkan teknologi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu (2/8/2026).

Penguatan Tata Kelola dan Pengendalian Internal

Menurut Dian, penguatan tata kelola merupakan kunci utama dalam mencegah praktik penipuan di lembaga keuangan. Ia menekankan pentingnya fungsi manajemen risiko, kepatuhan, dan audit internal yang berjalan secara efektif dan independen.

"Penguatan tata kelola menjadi salah satu kunci, termasuk memastikan fungsi manajemen risiko, kepatuhan, dan audit internal berjalan efektif dan independen," ujar Dian.

OJK juga mendorong seluruh bank untuk memperkuat sistem pengendalian internal, khususnya dalam pengelolaan data dan transaksi nasabah. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah penyalahgunaan akses oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Optimalisasi Three Lines of Defense

Dian menambahkan bahwa bank harus memastikan penerapan three lines of defense dapat berjalan secara optimal. Pendekatan ini mencakup:

  • Garis pertama: Manajemen operasional dan unit bisnis yang bertanggung jawab langsung atas risiko.
  • Garis kedua: Fungsi manajemen risiko dan kepatuhan yang memantau dan mengendalikan risiko.
  • Garis ketiga: Audit internal yang memberikan penilaian independen terhadap efektivitas sistem pengendalian.

Untuk mendukung hal tersebut, OJK mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan berkelanjutan. Selain itu, penting untuk membangun budaya manajemen risiko yang kuat, mulai dari level top management hingga staf operasional di seluruh cabang bank.

"Bank perlu memastikan penerapan 'three lines of defense' dapat berjalan secara optimal," tegas Dian, yang didukung oleh peningkatan kualitas SDM dan pembentukan budaya risiko yang sehat.

Jasa Website Premium

Jasa Pembuatan Website Muncul di Google

Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.

Jasa Pembuatan Website Webnity