Dibangun untuk membantu Anda tumbuh di dunia digital melalui wawasan berkualitas.

Bursa Asia diprediksi bervariasi usai data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan, sementara harga minyak naik setelah serangan udara AS ke Iran.

Bursa saham Asia diproyeksi menguat didorong perlambatan inflasi AS dan kenaikan Wall Street, sementara harga minyak naik akibat ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz.

IHSG turun 30,13% sepanjang 2026, tapi valuasinya dengan PBV 1,55x dan PER 9,19x dianggap atraktif dibanding bursa Asia lain yang masih hijau.
Semua artikel telah ditampilkan.