18 Program Pengentasan Kemiskinan di Bawah APBN Prabowo

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Program Prioritas untuk Desil Terbawah
Webnity.id, Jawa Tengah - Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, pemerintah merancang 18 program prioritas yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Seluruh program ini ditargetkan bagi kelompok masyarakat dari desil pertama hingga kelima, khususnya yang berada di garis kemiskinan.
Program Perlindungan Sosial dan Pendidikan
Program Keluarga Harapan menjadi salah satu pilar utama, dengan bantuan berkisar Rp75.000 hingga Rp250.000 per bulan untuk 10 juta keluarga dari desil pertama hingga keempat. Selain itu, terdapat inisiatif sekolah rakyat yang memberikan bantuan Rp4 juta per bulan kepada 44.365 siswa dari desil satu hingga dua.
Prabowo menekankan komitmen pemerintah terhadap sektor pendidikan dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/7/2026):
"Kartu Indonesia Pintar, 1,2 juta mahasiswa dibantu biaya hidup Rp800.000 sampai Rp1,4 juta per bulan. Bebas Uang Kuliah Tunggal, dibantu langsung dibayar ke perguruan tinggi. Program Indonesia Pintar untuk 22,1 juta siswa dari desil satu hingga empat yang paling bawah. Jadi keberpihakan kita kepada orang miskin luar biasa," ujar Prabowo.
Bantuan Pangan, Kesehatan, dan Ekonomi
Pemerintah juga mengalokasikan bantuan pangan melalui kartu sembako, yakni Rp200.000 per bulan untuk 18,25 juta keluarga dari desil satu hingga lima. Untuk kesehatan, Program PBI Jaminan Kesehatan Nasional menyasar 96,8 juta orang dari desil satu hingga lima dengan dana Rp42.000 per bulan per orang.
Adapun bantuan sosial lainnya mencakup:
- Bansos ATENSI: maksimal Rp2,4 per tahun per penerima untuk 83.357 orang
- Bantuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi: Rp5 juta per penerima untuk 15.000 penerima
- Pemberdayaan Warga Komunitas Adat Terpencil: Rp10 juta untuk 2.810 penerima
Perumahan dan Penanganan Bencana
Untuk sektor perumahan, pemerintah menyediakan bantuan stimulan perumahan swadaya sebesar Rp20 juta per rumah untuk 400.000 penerima manfaat. Selain itu, terdapat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan senilai Rp727.000 per bulan untuk 1,87 juta rumah tangga, yang berlangsung dari tahun 2010 hingga 2025.
Dalam penanganan bencana, pemerintah membagi bantuan ke dalam tiga kategori:
| Jenis Bantuan | Besaran | Jumlah Penerima |
|---|---|---|
| Stimulan Sosial Ekonomi | Rp5 juta per penerima | 120.518 |
| Pemulihan dan Penguatan Sosial | Rp7,9 juta per penerima | 158.018 |
| Kesiapsiagaan dan Logistik Bencana | Rp600.000 per penerima | 169.014 |
Seluruh program ini menunjukkan fokus pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat rentan, khususnya melalui pendekatan berbasis data desil pendapatan.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




