Menlu China dan Filipina Bertemu di Tengah Ketegangan LCS

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Pertemuan Diplomatik Tertinggi di Tengah Ketegangan
Webnity.id, Jawa Tengah - Diplomat tertinggi dari China dan Filipina dijadwalkan bertemu pekan ini dalam pertemuan bilateral pertama dalam dua tahun terakhir. Menteri Luar Negeri China Wang Yi akan duduk bersama rekanannya dari Filipina, Theresa Lazaro, di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Manila.
Pertemuan ini menandai momen penting mengingat memanasnya ketegangan antara kedua negara terkait sengketa Laut China Selatan (LCS) yang kini merembet ke isu regional lain, termasuk hubungan dengan Jepang dan posisi terhadap Taiwan.
Pembicaraan Bilateral dan Isu Regional
Menurut keterangan dari Dominic Xavier Imperial, juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina, dialog ini akan membahas hubungan bilateral antara Filipina dan China, serta dampak dinamika global terhadap kawasan dan ASEAN.
"Kami meyakini pertemuan ini sangat penting," ujar Imperial dalam konferensi pers pada Senin (20/7). Pertemuan diplomatik tingkat tinggi ini merupakan yang pertama sejak tahun 2024, saat kedua menteri terakhir kali bertemu juga dalam kerangka agenda ASEAN.
Kendati menjadi tradisi bagi tuan rumah ASEAN untuk menyelenggarakan pertemuan bilateral dengan tamu negara, konteks kali ini sangat berbeda karena latar belakang ketegangan yang meningkat antara Manila dan Beijing.
Ketegangan LCS dan Dampaknya
Sengketa Laut China Selatan terus menjadi titik panas hubungan bilateral. Filipina terus menegaskan klaimnya terhadap wilayah perairan yang juga diklaim sepihak oleh China melalui 'sembilan garis putus-putus' (nine-dash line), yang menurut hukum internasional tidak memiliki dasar hukum yang sah berdasarkan Putusan Tribunal Arbitrase di Den Haag pada 2016.
Meski tidak secara eksplisit disebut dalam pernyataan resmi, peningkatan aktivitas kapal militer dan kapal penjaga pantai China di sekitar lokasi strategis seperti Whitsun Reef dan Scarborough Shoal tetap menjadi sorotan tajam dari Manila.
Tak hanya LCS, ketegangan kini merembet ke isu luar kawasan seperti keterlibatan kedua negara dalam isu keamanan Indo-Pasifik, termasuk hubungan Filipina dengan sekutu tradisionalnya seperti Amerika Serikat dan sikap terhadap Taiwan serta Jepang yang turut mewaspadai eksklusivisme maritim China.
Sementara itu, Filipina terus mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur diplomasi dan hukum internasional, sementara China lebih menekankan kerja sama bilateral dan dialog regional untuk menyelesaikan konflik.
Diplomasi di tingkat menteri ini pun menjadi pengujian penting apakah kedua negara mampu meredam eskalasi atau justru terus terperosok dalam lingkaran konflik maritim yang berkepanjangan.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




