Netlist Gugat Samsung dan Google soal Paten Memori AI

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Gugatan Paten Terbaru di AS
Webnity Id, Jawa Tengah - Netlist resmi mengajukan gugatan hukum baru terhadap Samsung di Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (ITC) dan Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur Texas. Gugatan ini terkait dugaan pelanggaran dua paten terbaru perusahaan yang melibatkan teknologi memori berperforma tinggi untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).
Netlist menuduh Samsung menggunakan teknologi yang dilindungi oleh Paten AS Nomor 12.646.537 dan 12.650.937 tanpa izin atau lisensi yang sah. Kedua paten tersebut diklaim mencakup inovasi penting dalam desain modul memori yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan kinerja server AI modern.
Pihak-pihak dalam Gugatan ITC
Selain Samsung, pengaduan yang diajukan ke ITC juga mencantumkan Google, Nvidia, Broadcom, dan Supermicro sebagai pihak terkait. Produk dari perusahaan-perusahaan ini diduga menggunakan teknologi memori yang menjadi objek sengketa, terutama dalam akselerator AI dan sistem server data center.
Netlist meminta ITC untuk mengeluarkan perintah penghentian impor dan larangan distribusi terhadap produk-produk yang dianggap melanggar hak patennya. Jika permintaan ini dikabulkan, maka akan berdampak signifikan terhadap rantai pasok perangkat keras AI global, mengingat Samsung merupakan salah satu pemasok utama memori HBM (High Bandwidth Memory) yang krusial bagi perangkat AI.
Perlindungan Inovasi AI
Komentar CEO Netlist
Chief Executive Officer Netlist, C.K. Hong, menegaskan komitmen perusahaan dalam melindungi inovasi teknologi yang dikembangkan untuk pasar AI yang cepat berkembang.
“Netlist terus mendorong inovasi terobosan dalam memori AI. Langkah penegakan hukum ini memperluas upaya kami untuk melindungi teknologi server DIMM generasi berikutnya dan HBM dari penggunaan tanpa izin,” ujar Hong, dikutip dari PR Newswire, Rabu (24/6/2026).
Menurut Netlist, teknologi yang disengketakan berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan kecepatan pemrosesan data pada server modern, terutama dalam aplikasi cloud computing dan artificial intelligence. Penggunaan teknologi ini tanpa lisensi dinilai merugikan pemegang paten.
Riwayat Sengketa Hukum dengan Samsung
Rekor Kemenangan Hukum Netlist
Sengketa terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian perselisihan hukum panjang antara Netlist dan Samsung. Dalam beberapa tahun terakhir, Netlist telah memenangkan sejumlah putusan penting di pengadilan AS.
Pada November 2024, juri federal di Texas memerintahkan Samsung untuk membayar ganti rugi sebesar US$118 juta kepada Netlist atas pelanggaran paten teknologi memori berperforma tinggi. Putusan ini mengikuti kemenangan sebelumnya, di mana Samsung diwajibkan membayar US$303 juta kepada Netlist dalam kasus pelanggaran paten terpisah.
Berikut ringkasan putusan pengadilan terkait Netlist vs. Samsung:
| Tahun | Jumlah Ganti Rugi | Lokasi Pengadilan |
|---|---|---|
| 2024 | US$118 juta | Distrik Timur Texas, AS |
| Sebelumnya | US$303 juta | AS (kasus terpisah) |
Langkah hukum terbaru ini mencerminkan strategi agresif Netlist dalam menegakkan hak kekayaan intelektualnya, khususnya dalam ranah AI dan data center yang semakin kompetitif. Pasar global untuk memori HBM diperkirakan terus tumbuh pesat seiring meningkatnya permintaan terhadap solusi AI, menjadikan perlindungan paten sebagai aspek krusial bagi inovator seperti Netlist.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




