Komdigi Wajibkan Pemenang Lelang 5G Perluas Jaringan

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Kewajiban Ekspansi Jaringan bagi Operator Pemenang Seleksi
Webnity.id, Jawa Tengah - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mewajibkan tiga operator telekomunikasi pemenang seleksi spektrum frekuensi untuk memperluas cakupan jaringan 5G. Keputusan ini diumumkan pada Selasa (21/7/2026), dengan kewajiban yang harus dipenuhi oleh PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), PT Indosat Tbk, dan PT XLSmart Telekom Sejahtera Tbk.
Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa komitmen pembangunan infrastruktur 5G merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat transformasi digital. Ia menjelaskan bahwa kewajiban ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan spektrum frekuensi secara optimal demi kepentingan publik.
"Salah satu komitmen yang wajib dipenuhi para pemenang seleksi adalah mempercepat pembangunan jaringan 5G hingga mencapai setidaknya 51% cakupan populasi nasional pada tahun kelima, dengan target kecepatan mobile broadband mencapai 100 Mbps pada 2029," kata Meutya dalam konferensi pers di Jakarta.
Target Cakupan dan Kualitas Jaringan
Pemerintah tidak hanya fokus pada ekspansi teknologi 5G, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas jaringan 4G di daerah terpencil. Operator pemenang diminta untuk menghadirkan layanan 4G berkualitas di 538 desa dan kelurahan yang saat ini belum terlayani jaringan telekomunikasi memadai atau memiliki kualitas sinyal rendah.
Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk mempersempit kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Cakupan 5G yang ditargetkan mencapai 51% populasi nasional pada tahun kelima seleksi menjadi tolok ukur utama keberhasilan implementasi teknologi generasi kelima ini.
Komitmen dari Operator Pemenang
Meski tidak disebutkan secara rinci dalam pengumuman, ketiga perusahaan — Telkomsel, Indosat, dan XL Smart — dipastikan telah menyepakuti kewajiban tersebut sebagai bagian dari komitmen seleksi. Keberhasilan mereka dalam seleksi spektrum frekuensi menunjukkan bahwa perusahaan tersebut dianggap mampu memenuhi target pembangunan jaringan yang ditetapkan pemerintah.
Langkah Komdigi ini juga mencerminkan pendekatan regulasi yang progresif, dengan menekankan aspek inklusivitas digital serta kewajiban layanan universal (universal service obligation) dalam pemanfaatan spektrum frekuensi.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




