Iran Tutup Total Selat Hormuz

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Ketegangan Global Memuncak Setelah Penutupan Jalur Strategis
Webnity.id, Jawa Tengah - Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan penutupan total Selat Hormuz pada Sabtu (11/7), menegaskan tidak akan mengizinkan satupun kapal melintasi jalur pelayaran strategis tersebut hingga campur tangan asing di kawasan dihentikan. Langkah drastis ini disampaikan melalui media pemerintah IRIB News, memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas suplai energi dan keamanan maritim di Timur Tengah.
Tembakan Peringatan dan Ancaman Militer
Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) melaporkan telah melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal kargo yang nekat mencoba melintas di Selat Hormuz pada hari yang sama, mengabaikan serangkaian peringatan sebelumnya. Aksi ini menegaskan komitmen Tehran untuk menegakkan larangan transit, memperparah ketegangan dengan kekuatan maritim internasional.
Sebelum penutupan diberlakukan, Iran menuntut AS terlebih dahulu memenuhi sejumlah komitmen krusial dari kesepakatan terbaru sebagai syarat bagi kelanjutan pembicaraan. Iran menolak argumen Presiden AS Donald Trump bahwa negosiasi dapat dilanjutkan tanpa gencatan senjata, tegas menyatakan bahwa Washington harus memenuhi syarat untuk menyelesaikan isu transit di Selat Hormuz serta menormalisasi ekspor minyak mentah Iran.
Trump sebelumnya mengancam akan menghujani Iran dengan "1000 Rudal" jika negara itu melancarkan ancaman pembunuhan terhadap pemimpin AS—yang disebutnya secara langsung sebagai "saya sendiri!". Ancaman ini memperdalam jurang diplomatik antara kedua negara.
Duka dan Seruan Balas Dendam atas Kematian Khamenei
Penutupan Selat Hormuz terjadi bersamaan dengan digelarnya upacara peringatan tiga hari untuk almarhum Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi pemakaman yang berlangsung beberapa hari sebelumnya dihadiri massa besar di berbagai kota Iran dan Irak. Khamenei tewas dalam serangan saat Amerika Serikat dan Israel memulai perang terhadap Iran pada akhir Februari.
Putranya, Mojtaba Khamenei, yang juga menjadi penerus kepemimpinan, menyatakan dalam unggahan di platform X: "Sudah menjadi tugas kami yang pasti dan tidak dapat disangkal bahwa pembalasan ini harus dilakukan."
Respons Internasional dan Dampak Ekonomi
AS menuntut Iran secara terbuka untuk menyatakan bahwa seluruh jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka dan menjamin tidak akan menyerang kapal-kapal sipil. Sejumlah pejabat senior pemerintahan Trump, berbicara secara anonim, menyatakan bahwa Iran akan menghadapi "konsekuensi" jika gagal memberikan jaminan tersebut.
Tuntutan AS muncul setelah beberapa hari aksi militer, termasuk serangan udara oleh AS dan serangan balasan dari Iran, yang mendorong kenaikan harga minyak sepanjang pekan ini. Sebagai salah satu saluran pelayaran paling strategis di dunia, lebih dari sepertiga pasokan minyak global melewati Selat Hormuz, membuat blokade ini berpotensi mengganggu perekonomian global secara signifikan.
Situasi saat ini menunjukkan eskalasi militer dan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan potensi konflik regional yang meluas dan gangguan terhadap rantai pasok energi internasional.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




