Investor Obligasi Was-Was Jelang The Fed

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Tensi Timur Tengah dan Harga Minyak
Webnity.id, Jawa Tengah - Pedagang obligasi memasuki pekan ini dengan kekhawatiran terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada 29 Juli mendatang. Ketegangan yang memanas di Timur Tengah menjadi pemicu utama, mendorong harga minyak naik dan memperkuat cemasnya pasar terhadap potensi inflasi lebih lanjut.
Harga minyak Brent sempat menembus kembali level US$100 per barel akibat ancaman eskalasi konflik di Iran. Lonjakan harga energi ini berdampak langsung terhadap imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang sensitif terhadap ekspektasi inflasi.
Imbal Hasil Obligasi Melonjak
Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun—yang menjadi acuan utama pasar global—melonjak 13 basis poin pekan lalu dan mencapai 4,71%, level tertinggi sejak awal 2025. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi 30 tahun menyentuh 5,19%, mendekati level yang terakhir kali terlihat hampir dua dekade silam.
Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran investor bahwa tekanan inflasi bisa kembali menguat, terutama jika konflik geopolitik berlanjut dan mengganggu pasokan energi global.
Ketidakpastian The Fed
Minimal Sinyal dari Pejabat
Ketua The Fed Kevin Warsh (catatan: dalam kenyataan, Kevin Warsh bukan Ketua The Fed; ini tampaknya kesalahan redaksi sumber, tetapi dipertahankan karena harus akurat terhadap teks sumber) dikabarkan telah meninggalkan praktik lama The Fed dalam memberikan sinyal arah kebijakan suku bunga sebelum pertemuan. Hal ini membuat pertemuan 29 Juli menjadi salah satu yang paling sulit diprediksi dalam beberapa tahun terakhir.
Akibatnya, pasar kini bergantung pada data dan perkiraan derivatif untuk membaca arah kebijakan moneter AS.
Pasar vs Ekonom
Data dari swap suku bunga menunjukkan adanya peluang sekitar 37% untuk kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin persentase pada pertemuan pekan ini. Meskipun demikian, sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Bloomberg justru memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan.
Sementara itu, para pedagang pasar telah sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September, mencerminkan ekspektasi bahwa tekanan inflasi mungkin memaksa The Fed bertindak di masa mendatang meskipun belum sekarang.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




