Harga Emas Turun 2 Pekan Beruntun

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Koreksi Harga Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Webnity.id, Jawa Tengah - Harga emas dunia pada Jumat (17/7/2026) ditutup di level US$ 4.016,9 per troy ons, mengalami kenaikan 1,02% dibandingkan hari sebelumnya. Meski demikian, kenaikan tersebut tidak cukup membawa emas mencatat pergerakan positif secara mingguan.
Penurunan Mingguan dan Tren Negatif Beruntun
Sepanjang pekan lalu, harga emas melemah 2,53% secara point-to-point. Hal ini membuat harga logam mulia tersebut mencatat koreksi selama dua pekan beruntun. Para pelaku pasar mencermati bahwa momentum kenaikan harian tidak serta-merta mengubah tren pelemahan dalam kerangka waktu mingguan.
Dampak Ketegangan AS-Iran pada Pasar Emas
Perkembangan di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor penekan pergerakan harga emas. Amerika Serikat (AS) dan Iran terus terlibat bentrok, menciptakan ketegangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi sentimen investasi global. Meski emas dikenal sebagai aset safe haven, situasi ini justru belum mampu mendorong kenaikan harga secara konsisten.
Banyak analis mencatat bahwa pasar saat ini merespons dinamika geopolitik dengan campuran ketidakpastian, sehingga aliran dana investor belum sepenuhnya mengalir ke emas sebagai pelindung nilai. Kondisi ini turut memperdalam koreksi harga emas selama dua minggu terakhir.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.



