DKI Patroli Cari Penyebab Harga Sayur Naik

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Pemprov DKI Siap Tindak Lanjuti Kenaikan Harga Sayur
Webnity.id, Jawa Tengah - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan segera melakukan pengecekan terhadap penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas, khususnya sayuran. Hal ini disampaikan oleh Pram, sapaan akrab Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian DKI Jakarta, pada Jumat (17/7/2026).
Pram menegaskan bahwa TPID akan mengawasi perubahan harga serta menyiapkan strategi penanganan yang tepat.
"Kami akan mengontrol, TPID akan mengontrol mengenai apa perubahan atau kenaikan ini. Karena yang dilihat spot pada hari ini, tentunya kami akan mengecek untuk itu. Tetapi yang jelas bahwa Pemerintah DKI Jakarta segera akan menangani ini," ujar Pram.
Inflasi DKI Masih Terkendali
Meskipun terjadi kenaikan harga beberapa komoditas, Pramono menekankan bahwa kondisi inflasi di Jakarta masih dalam batas terkendali. Berdasarkan data hingga Juni 2026, DKI Jakarta membukukan inflasi bulanan sebesar 0,41 persen (month to month/mtm).
Angka tersebut memang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, namun masih lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 0,44 persen. Dengan demikian, Jakarta mencatat inflasi terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Jawa hingga Juni 2026.
Pergerakan harga bahan pokok terpantau secara rutin oleh Pemprov DKI untuk memastikan stabilitas pasar. TPID akan melakukan patroli gabungan guna mengidentifikasi faktor pemicu kenaikan harga, termasuk kemungkinan gangguan pasokan atau lonjakan permintaan.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.



