Teknologi
Jul 11, 2026
2 Min Read
By UNGGUL FATIH

AI Ubah Pola Kerja di Asia Tenggara

AI Ubah Pola Kerja di Asia Tenggara

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz

Dampak AI pada Pasar Kerja ASEAN

Webnity.id, Jawa Tengah - Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi mengubah pola kerja hampir 80 juta orang di seluruh Asia Tenggara. Namun, menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO), belum ada tanda-tanda bahwa teknologi ini telah menyebabkan pemangkasan karyawan dalam skala besar.

Dalam laporan terbarunya, ILO menyatakan bahwa hampir 80 juta pekerja, atau 22,9% dari total tenaga kerja di negara-negara ASEAN, bekerja di bidang-bidang di mana AI berpotensi mengotomatisasi atau membantu setidaknya sebagian tugas mereka.

Kategori Paparan AI Tertinggi

Dari total tersebut, sekitar 11,7 juta pekerja—atau 3,3% dari total tenaga kerja—bekerja di bidang dengan paparan AI tertinggi. Sementara itu, sekitar 67% tenaga kerja di kawasan tersebut terkonsentrasi pada pekerjaan yang tidak teridentifikasi memiliki paparan terhadap AI.

Pekerjaan dengan paparan tertinggi meliputi analis keuangan, pengembang multimedia, dan pialang keuangan. Meskipun peran-peran ini semakin terintegrasi dengan teknologi AI, ILO mencatat bahwa jumlah tenaga kerja di bidang tersebut terus mengalami pertumbuhan sejak 2017, termasuk setelah kemunculan AI generatif.

Belum Ada Pemangkasan Massal

Fakta bahwa sektor-sektor dengan risiko otomatisasi tertinggi justru menunjukkan tren pertumbuhan menjadi indikator kuat bahwa AI belum menyebabkan gangguan pekerjaan secara luas. Hal ini menunjukkan bahwa, setidaknya untuk saat ini, AI lebih berperan sebagai alat bantu daripada pengganti tenaga kerja manusia.

"Teknologi AI memang mengubah tata kerja, namun belum berdampak langsung pada pengurangan jumlah pekerja," demikian disampaikan oleh ILO seperti dikutip dari Bloomberg Technoz.

Dengan 22,9% tenaga kerja berada dalam lingkup paparan sedang hingga tinggi terhadap AI, negara-negara ASEAN dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan pelatihan dan adaptasi keterampilan bagi pekerja agar tetap relevan di era digitalisasi.

Sejauh ini, belum ada bukti empiris yang menunjukkan pemangkasan tenaga kerja skala besar akibat adopsi AI, tetapi pemantauan mendalam tetap diperlukan mengingat kecepatan perkembangan teknologi yang terus meningkat.

Jasa Website Premium

Jasa Pembuatan Website Muncul di Google

Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.

Jasa Pembuatan Website Webnity