Internasional
Aug 04, 2026
2 Min Read
By UNGGUL FATIH

Trump Beri Ultimatum Terakhir ke Iran

Trump Beri Ultimatum Terakhir ke Iran

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz

AS Tawarkan Perundingan, Trump Sebut sebagai Kesempatan Terakhir

Webnity.id, Jawa Tengah - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa tawaran terbarunya untuk mengadakan perundingan dengan Iran merupakan "kesempatan terakhir" bagi Republik Islam tersebut. Pernyataan ini disampaikan setelah Trump membatalkan rencana yang disebutnya sebagai serangan besar terhadap Iran.

Trump: 'Ini Bukan Masalah yang Rumit'

Dalam konferensi pers di Ruang Oval, Trump menekankan urgensi respons dari pihak Iran. "Saya ingin memberi mereka setiap kesempatan terakhir sebelum pemenggalan," ujarnya kepada wartawan. "Anda akan mengetahuinya hari ini atau besok. Maksud saya, mereka akan bergerak cepat, dengan satu atau lain cara. Ini tidak terlalu rumit."

Pernyataan ini mencerminkan pendekatan diplomasi yang keras namun tetap membuka ruang dialog, meski dibarengi ancaman militer yang eksplisit.

Iran Bantah Ada Pembicaraan Langsung

Di sisi lain, Iran membantah adanya pembicaraan langsung dengan AS. Namun, Teheran mengakui adanya kemajuan dalam diskusi tidak langsung melalui Oman, khususnya terkait upaya meningkatkan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz—salah satu jalur maritim paling strategis di dunia.

Keterlibatan Oman sebagai perantara menunjukkan potensi jalur diplomasi alternatif yang sedang ditempuh oleh kedua belah pihak, meskipun secara resmi belum ada kontak langsung.

Harga Minyak Turun Imbas Harapan Diplomasi

Sinyal positif terhadap kemungkinan dimulainya kembali diplomasi antara AS dan Iran mendorong penurunan harga minyak pada Senin (3/8). Harga minyak mentah Brent merosot sekitar 4,6% menjadi sedikit di bawah US$84 per barel.

Penurunan ini mencerminkan harapan pasar global akan stabilisasi situasi geopolitik di Timur Tengah, yang dapat mengamankan pasokan energi internasional.

Komoditas Harga Terbaru Perubahan
Minyak Mentah Brent < US$84 per barel ▼ 4,6%

Sumber: Bloomberg Technoz

Jasa Website Premium

Jasa Pembuatan Website Muncul di Google

Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.

Jasa Pembuatan Website Webnity