Trump Ancam Iran Usai Serangan Houthi ke Kapal Saudi

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Eskalasi Ketegangan di Laut Merah
Webnity.id, Jawa Tengah - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan besar terhadap Iran dan menyatakan bahwa Teheran akan dimintai pertanggungjawaban atas setiap serangan lanjutan oleh kelompok Houthi dari Yaman terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Ancaman ini muncul di tengah memburuknya konflik Timur Tengah yang memberi tekanan signifikan terhadap rantai pasok energi global.
Kelompok Houthi sebelumnya mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak milik Arab Saudi, yang membuka front konflik baru dalam perang regional yang terus mengguncang pasar komoditas dan obligasi. Serangan tersebut turut memicu kenaikan harga minyak mentah jenis Brent yang melonjak melewati level US$100 per barel pada Kamis (23/7), untuk pertama kalinya dalam hampir dua bulan.
Respons Trump: Ancaman Serangan dan Sanksi
Dalam wawancara dengan Axios, Trump menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan "serangan besar-besaran" terhadap Iran dan bahwa ia "makin dekat untuk mengambil keputusan" mengenai langkah militer tersebut. Bloomberg melaporkan pernyataan ini sebagai bagian dari sikap keras yang semakin diperjelas oleh mantan presiden AS tersebut.
Melalui unggahan di platform media sosial Truth Social pada Kamis malam, Trump juga memperingatkan bahwa "setiap dan seluruh kerusakan yang dialami Kapal, Kargo, atau apa pun yang terkait dengannya, akan dibayar menggunakan Uang Iran yang berada dalam penguasaan dan kendali Amerika Serikat."
Namun, Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme atau sumber dana Iran yang dimaksud, termasuk volume atau lokasi aset yang bisa digunakan untuk kompensasi. Tidak disebutkan dalam sumber terkait jenis aset atau jumlah pastinya.
Dampak terhadap Pasar Global
- Kenaikan harga minyak Brent menunjukkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan maritim.
- Jalur pelayaran di Laut Merah menjadi semakin rawan karena eskalasi serangan oleh Houthi.
- Pasar obligasi dan komoditas terus mengalami gejolak akibat ketidakpastian geopolitik.
| Komoditas | Harga (Per Barell) | Catatan |
|---|---|---|
| Minyak Brent | >US$100 | Pertama kali dalam hampir dua bulan |
Saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait ancaman Trump. Namun, ketegangan antara Washington dan Teheran berpotensi memicu eskalasi militer lebih lanjut di kawasan yang telah lama tidak stabil ini.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




