Hadapi Ancaman AS, Presiden Iran Tegaskan Pertahankan Wilayah

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Respons terhadap Retorika Ancaman Trump
Webnity.id, Jawa Tengah - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan kesiapan negaranya untuk mempertahankan setiap jengkal wilayahnya menyusul serangkaian pernyataan bernada ancaman dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pernyataan Trump muncul sepanjang pekan lalu, di mana ia berulang kali menyampaikan retorika yang dinilai menghina terhadap Iran. Dalam komentarnya, Trump menyebut bahwa Nota Kesepahaman (MoU) antara Iran dan AS telah "berakhir". Ia juga menyerang para pemimpin Iran dengan menyebut mereka sebagai "sampah", "pembohong", dan "orang-orang sakit", serta menyatakan tidak lagi tertarik untuk bernegosiasi dengan pihak Iran.
Ancaman terhadap Fasilitas Nuklir Iran
Pada hari Selasa, Trump kembali memperkeras nada dengan menyatakan bahwa situs nuklir Pickaxe Mountain milik Iran merupakan "target potensial untuk hantaman tembakan yang besar dan telak". Pernyataan ini menambah ketegangan antara kedua negara yang memang telah lama berada dalam posisi saling berseteru secara diplomatik.
Penegasan Kedaulatan oleh Presiden Iran
Menanggapi serangkaian pernyataan tersebut, Pezeshkian menilai bahwa retorika permusuhan dari musuh-musuh Iran merupakan hal yang lazim terjadi. Ia meragukan efektivitas ancaman tersebut dalam mencapai tujuan strategis.
"Mereka yang berniat memecah belah Iran menjadi beberapa bagian, sekarang di mana mereka berada?" ujar Pezeshkian, mengutip laporan dari PressTV, pada Rabu (15/7), sebagaimana dikutip dari sumber berita terkait.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




