BI Jaga Likuiditas dengan Repo dan Beli SBN Rp188,68 T

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Operasi Moneter Jaga Stabilitas Likuiditas
Webnity.id, Jawa Tengah - Bank Indonesia (BI) terus mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas likuiditas di sistem keuangan nasional. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah dengan membuka lelang instrumen repurchase agreement (repo) secara rutin bagi perbankan. Lelang repo diselenggarakan dengan berbagai tenor, yaitu 3, 6, 9, dan 12 bulan, guna mendukung pembiayaan jangka menengah di sektor perbankan.
Perluasan Underlying Repo dan Transaksi Syariah
BI juga memperluas cakupan instrumen yang menjadi dasar transaksi repo dalam operasi moneter konvensional maupun dalam kerangka Pengelolaan Likuiditas Berdasarkan Prinsip Syariah Bank Indonesia (PASBI). Dalam perluasan ini, BI menambahkan obligasi dan/atau sukuk korporasi dari dua badan usaha milik negara, yaitu PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), sebagai instrumen yang dapat digunakan dalam transaksi repo. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pasar uang.
Pembelian SBN Sentuh Rp188,68 Triliun
Selain operasi repo, BI aktif melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN). Hingga 21 Juli 2026, total pembelian SBN oleh BI telah mencapai Rp188,68 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp76,62 triliun merupakan pembelian yang dilakukan di pasar sekunder. Pembelian ini merupakan bagian dari upaya BI dalam menyuntikkan likuiditas ke sistem keuangan.
Perry, dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada Rabu (22/7/2026), menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut berhasil menjaga pertumbuhan uang primer (M0) pada Juni 2026 tetap tinggi. "Langkah tersebut menjaga uang primer (M0) pada Juni 2026 tetap tumbuh tinggi (double digit) sebesar 14,1% (yoy)," kata Perry.
Komponen Pertumbuhan M0
Pertumbuhan M0 pada Juni 2026 didukung oleh dua komponen utama. Pertama, uang kartal yang tumbuh sebesar 14,0% (yoy). Kedua, giro bank umum di Bank Indonesia yang tumbuh sebesar 12,7% (yoy). Kedua indikator ini mencerminkan peningkatan likuiditas yang merata di level publik maupun perbankan, sejalan dengan kebijakan moneter BI yang tetap akomodatif namun terkendali.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




