AS Gempur Iran, Arus Kapal di Hormuz Lesu

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Konflik Memanas di Timur Tengah
Webnity.id, Jawa Tengah - Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran pada Kamis (16/7), menandai hari kelima secara berturut-turut aksi ofensif tersebut dilakukan, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Dalam perkembangan yang kian memicu kekhawatiran global, lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz—jalur maritim paling strategis bagi distribusi energi dunia—terus mengalami penurunan signifikan.
Serangan Terbaru dan Target Strategis
Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) mengonfirmasi bahwa serangan terbaru dimulai pada pukul 14.00 waktu Timur AS (ET). Operasi militer ini diklaim bertujuan untuk "semakin melemahkan kemampuan militer Iran". Serangan sebelumnya berhasil menghantam sebuah kapal tanker minyak dekat terminal ekspor utama Iran, memperparah ketegangan yang sudah memanas dalam beberapa hari terakhir.
Retaliasi Iran dan Dampak Regional
Iran tak tinggal diam. Dalam upaya balasan, Teheran dilaporkan meluncurkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat yang berlokasi di Kuwait dan Yordania. Angkatan Bersenjata Kuwait menyatakan berhasil mencegat 32 drone serang dari Iran yang ditujukan untuk menyerang infrastruktur vital negara tersebut. Meski target drone berhasil digagalkan, puing-puing yang jatuh menyebabkan kerusakan di sejumlah kawasan permukiman warga sipil, memperuncing krisis kemanusiaan di kawasan.
Dampak terhadap Pasar Minyak Global
Di tengah eskalasi militer, harga minyak mentah AS (West Texas Intermediate/WTI) ditutup turun sekitar 1% ke kisaran US$79 per barel. Sementara itu, minyak Brent melemah sekitar 1% dan berakhir di sekitar US$84 per barel. Meskipun terjadi penurunan jangka pendek, kedua acuan harga minyak ini tetap mencatat kenaikan lebih dari 10% sepanjang pekan ini. Lonjakan tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap pasokan energi akibat memanasnya konflik di Selat Hormuz, jalur yang menyumbang sekitar sepertiga pengiriman minyak dunia.
| Jenis Minyak | Harga Penutupan | Perubahan | Kinerja Mingguan |
|---|---|---|---|
| WTI | US$79 per barel | Turun ~1% | Naik >10% |
| Brent | US$84 per barel | Turun ~1% | Naik >10% |
Sumber: Bloomberg News
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




